Angkuh

Tuan,
Aku hanya ingin melintas ke seberang,
Dan kau tetap ingin menabrakku,
Yang kau tambahkan dengan makian.

Tuan-tuan,
Tentu dari ujung sana kau melihatku,
Kenapa tak kau pelankan dia,
Roda dua dan empat kreditanmu itu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s