Ketika Matahari Mencumbui Salju

Banyak orang menyangkal adanya sebuah perkawinan antara minyak dan air, kucing dan anjing, juga antara matahari dan salju. Keduanya memiliki sifat yang bertolak belakang dan selalu saja tidak akur. Matahari bersifat panas sedangkan salju ditakdirkan dingin.

Salju ada manakala panas tidak datang. Dan panasnya matahari pastilah meluluhlantakkan salju. Rupanya perseteruan itu tidak pernah abadi. Dalam hidup ini, ada saatnya anjing dan kucing kita lihat berkawan dan bermain bersama. Tidak jarang mereka saling membantu, saling mengisi. Tidak bermusuhan. Dan itu dianggap sebuah keajaiban dalam hidup serta menjadi buah bibir yang tiada henti. Walaupun banyak disangkal. Kemudian, hamparan bumi putih penuh salju bagaikan karpet mahal yang mendapat sinaran matahari. Pohon-pohon yang menghijau menjadi sangat unik dengan salju yang menempel di dahan-dahannya. Cahaya mentari membuatnya berkilauan dan bersatulah aneka warna yang luar biasa. Langit yang biasanya murung dan mendung, kelihatan jelas biru mengkilat. Dunia menjadi cerah ceria. Di bawah salju tebal, air sungai tetap mengalir di bawahnya.

Tidak ada alasan untuk bermalasan di tempat tidur, harus keluar menikmati alam yang sangat luar biasa. Jiwa yang suntuk akan hilang dan keceriaan akan datang. Sebuah optimisme harus ada dalam sanubari setiap insan. Nestapa dan nasib buruk tidak akan selamanya menyambangi. Ada saatnya keberuntungan dan kebaikan menggantikannya. Roda senantiasa berputar. Atau, sesudah kesulitan pasti ada kemudahan seperti yang tertera dalam sebuah ayat al-Qur’an. Ada saatnya ketika kehidupan diselimuti oleh mendung musim dingin dan matahari senantiasa gagal menembuskan cahayanya ke bumi. Keberhasilan matahari menyingkirkan awan gelap merupakan kegembiraan bagi makhluk Tuhan yang ada di bawahnya.

Langit tiba-tiba menjadi biru dan indah. Alam pun menjadi riang dan bersahabat. Salju yang sebelumnya menjadi musuh, kini tampak cantik diterpa mentari. Kegairahan serta optimisme hidup muncul tanpa bisa dibendung. Senyum lebih mudah mengembang. Inilah sebuah masa yang dinanti semua orang. Perubahan yang abadi. Optimisme harus selalu dijaga karena tidak ada yang kekal dalam arti sebenarnya kecuali Tuhan itu sendiri. Alam telah membuat suatu dinamika yang begitu rumit sehingga makhluk yang hidup di atasnya harus pandai menyiasati. Bagi mereka yang mudah putus asa, jangan harap bisa bertahan. Dan ketika matahari mencumbui salju, mereka berdua kelihatan begitu akrab layaknya dua insan yang sedang dimabuk asmara. Sinar matahari tetap mencorong namun tidak mengirimkan sifat panasnya. Sedangkan sang salju terlihat bak dara cantik dengan gaun yang gemerlap. Harmonis. Akrab tanpa cela.

ЗИМНЕЕ УТРО

Мороз и солнце; день чудесный!
Еще ты дремлешь, друг прелестный –
Пора, красавица, проснись:
Открой сомкнуты негой взоры
Навстречу северной Авроры,
Звездою севера явись!

Вечор, ты помнишь, вьюга злилась,
На мутном небе мгла носилась;
Луна, как бледное пятно,
Сквозь тучи мрачные желтела,
И ты печальная сидела –
А нынче… погляди в окно:

Под голубыми небесами
Великолепными коврами,
Блестя на солнце, снег лежит;
Прозрачный лес один чернеет,
И ель сквозь иней зеленеет,
И речка подо льдом блестит.

Вся комната янтарным блеском
Озарена. Веселым треском
Трещит затопленная печь.
Приятно думать у лежанки.
Но знаешь: не велеть ли в санки
Кобылку бурую запречь?

Скользя по утреннему снегу,
Друг милый, предадимся бегу
Нетерпеливого коня
И навестим поля пустые,
Леса, недавно столь густые,
И берег, милый для меня.

*disarikan dari buku Vodka, Cinta dan Bunga karya Aji M.Surya dan Khoirul Rosyadi*

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s