Menanti Senyummu [lagi]

Akhir-akhir ini, mahal sekali senyummu itu
Terkadang ada namun kamu datang terlambat
tak seperti yang kuinginkan

Akhir-akhir ini, kamu seperti bersembunyi
dari cintamu kepada yang rindu padamu
tak pedulikan bagaimana jadinya aku bila tanpamu

Akhir-akhir ini, kamu membiarkan mendung itu terus bergelayut
Menghalangi senyummu yang biasanya begitu indah untukku
dan kamu tak marah,

Akhir-akhir ini, aku memang kadang lupa padamu
Tak peduli akan dirimu
yang telah bersusah payah memberikan senyum itu untukku
senyum terbaikmu

Akhir-akhir ini, aku terlena dengan senyummu di penghujung
yang begitu indah bagiku
namun, banyak juga yang mengeluh karena senyum indahmu
bagiku, mereka tak mengerti akan senyum indahmu itu

Dan aku tak ingin ini segera berakhir
aku ingin kamu tetap tersenyum seperti itu
senyum yang telah kuberi tempat di ruang hatiku untuk kuresapi
tak usah pedulikan orang- orang yang merasa iri dengan senyum indahmu

Tetaplah tersenyum, manisku
Karena aku butuh kamu untuk tetap hidup di bumi ini
dan aku akan terus menunggu senyummu di setiap hariku

Mata Hari

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s