PEREMPUAN DIMATA LAKI-LAKI..

Berikut Ini Adalah Sebuah Curahan Hati Seorang Lelaki……

Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab? Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali ke rumah lagi. Dan kamu tau? Di kampus tempat saya seharian disana, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah.

Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas “Tank Top”, noleh ke kiri pemandangan “Pinggul terbuka”, menghindar kekanan ada sajian “Celana ketat plus You Can See”, balik ke belakang dihadang oleh “Dada menantang!” dan selalu saja ada yang dipertontonkan baik dari lekuk tubuh sampai gaya bicara yang menggoda…Astaghfirullah… kemana lagi mata ini harus memandang?

Kalau bicara nafsu, oww.. jelas sekali saya suka. yg seperti itu mah KURANG merangsang malahan! Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membwt mata panas, membuat iman lepas, ditarik oleh pikiran “ngeres” dan akhirnya hatipun menjadi keras.

Andai para wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat menarik lelaki untuk memakai aset berharga yang mereka punya.

Istilah seksi kalau boleh ddefinisikan berdasar kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya kita malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi wanita tsb, membayangkan wanita tsb adalah objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap wanita tsb melakukan lebih seksi, lebih… dan lebih lagi. Dan kesimpulannya lebih parah dari yang kita bayangkan.

Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak wanita tsb sudah membuat diri mereka tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan mrk sendiri yang mereka sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri mereka, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin meraka menjawabnya “lelaki” bukan?
Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki dijaman sekarang ini.

mohon maaf.. ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis dpandang, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan menawarkan penampilan seksi pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya terlebih yang senang bermain dengan hawa nafsunya.
..

Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana?pada siapa? Atau Apakah saya harus menikmatinya? tapi saya sungguh takut dengan DZat yang memberi mata ini. Bagaimana saya mempertanggungjawabkanny nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya.

Allah SWT telah berfirman: “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya”, yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya….” (QS. An-Nuur : 30-31).

Jadi tak salah jg bukan kalau saya lbh sering jalan2 mendaki gunung, mencari kedamaian dan pandangan yang halal, ato berdiam di ruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerap sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata saya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya tak bisa pertanggung jawabkan nantinya. Dan tak salah juga bukan? kalau sekarang malas diajak ke mall, jjs, kafe, dan semacam tempat yang selalu menyajikan keseksian.

Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema seperti saya ini. Mungkin ada yang menikmati dgn senang hati dbalut nafsu sahwatny, tetapi sebagian besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa.
Bagi para wanita yg senang brbusana seksi apakah akan selalu bahkan semakin menyiksa kami para pria, sampai kami tak mampu lagi memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemadangan yang kalian tayangkan?

kami sadar bhwa kami mmang mudah tergoda, kami lemah pada mata dan pandangan kami…untk itu kasihanilah kami dgn tdk mmprtontonkn penampilan yg bs mmbwt kami tak sanggup brtahan..

berjilbablah … karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempersona dan tentunya sejuk dimata…

karena kalian kaum wanita begitu mulia, dmuliakan dan akan selalu dmuliakan…maka muliakan lah diri kalian…

(dsunting dr http://www.evasyamsiah.blogspot.com dgn pnambahan&pnyesuaian dr unek2 pribadi yg mrasakan hal yg sama..)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s