Sesuai porsi

Ternyata ketika membiasakan diri ini dengan ketakutan-ketakutan, maka rasa takut itu akan senang sekali untuk bersemayam di hati, enggan beranjak pergi. Dan juga ketika membiasakan diri dengan keberanian-keberanian, maka tubuh ini akan berusaha untuk menabrakkan dirinya dengan segala yang menghadang, tanpa tahu resiko dan hanya menatap ke depan dengan dada membusung serta mendongakkan kepala. Kedua hal itu merupakan sebuah kewajaran yang dimiliki setiap manusia. Terlalu takut dengan problemanya dan sebaliknya, terlalu berani. Ada porsi yang harus dipenuhi keduanya. Tidak harus terlalu takut dan tidak juga terlalu berani. Hanya sekarang, tinggal menempatkan ketakutan dan keberanian tersebut sesuai dengan kadarnya. Hingga tak ada yang mendominasi lainnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s