Keadaan sosial masyarakat Kaukasus pada awal abad XIX yang direfleksikan dalam puisi Ya Vas Lyubil ‘Я Вас Любил’ karya Alexander Sergeevich Pushkin‘Александр Сергеевич Пушкин’

Sastra sebagai sebuah bidang keilmuan, memiliki kaitan – kaitan yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan dengan berbagai disiplin ilmu lainnya. Sebuah penciptaan karya sastra banyak dipengaruhi oleh keadaan yang menjadi kajian utama dari berbagai disiplin ilmu tersebut. Hubungan – hubungan antara sastra dengan berbagai disiplin ilmu lain itu dapat dilihat dalam kaitannya dengan ilmu – ilmu psikologi, filsafat dan sosiologi. Salah satu hubungan sastra dengan ilmu lainnya terlihat dalam kaitannya dengan sosiologi. Sosiologi sebagai sebuah ilmu yang mempelajari sisi – sisi sosial manusia memiliki kaitan yang sangat erat dalam proses penciptaan sebuah karya sastra. Kaitan antara sastra dengan sosiologi itu dapat ditelaah melalui biografi, sistem pemerintahan, serta kejadian – kejadian penting pada masa seorang sastrawan itu hidup.

Karya – karya besar yang pernah dihasilkan oleh para sastrawan di seluruh penjuru dunia telah membuktikan hal tersebut. Perang dan Damai, ‘Воина и Мир’, karya sastrawan besar Rusia, Lev Nikolayevich Tolstoy, ‘Лев Николаевич Толстой’, Tetralogi Pulau Buru, karya salah satu maestro sastra Indonesia, Pramoedya Ananta Toer, dapat dijadikan representasi dari hubungan sastra yang diaktualisasikan dengan penciptaan karya –karyanya, dengan cabang ilmu lain, salah satunya sosiologi. Hal ini dapat dilihat dari pembahasan di kedua karya sastra tersebut, yang benar – benar mewakili keadaan sosial masyarakat di negara mereka masing – masing pada masa itu. Selain dari dua karya sastra berbentuk novel tersebut, muncul pula karya – karya sastra lain dalam bentuk puisi yang memiliki kekhasan tersendiri dalam hubungannya dengan cabang ilmu lain, terutama dalam pemilihan kata dan penyampaiannya kepada masyarakat.

Puisi sebagai salah satu media penyampaian suatu perasaan yang dirasakan oleh seorang pengarang, seringkali merefleksikan keadaan sosial masyarakat pada saat pengarang tersebut masih hidup. Karya – karya sastra dalam bentuk puisi, walaupun terkadang sangat sulit dipahami oleh masyarakat, namun tetap memiliki warna dan kekuatan tersendiri dalam bentuk dan nilai – nilai yang terkandung di dalamnya. Hal ini dapat dilihat dalam karya salah satu sastrawan besar Rusia, yang mewakili generasi keemasan kesusastraan Rusia, Alexander Sergeevich Pushkin. Salah satu puisinya yang dimulai dengan kalimat Ya Vas Lyubil, ‘Я Вас Любил’, memiliki struktur keindahan tersendiri dalam penggambaran sebuah perasaan terhadap sesuatu. Keadaan sosial yang terjadi pada saat puisi ini dibuat, sekitar tahun 1829, di mana pada saat itu Rusia sedang mengalami optimisme politik yang luar biasa, setelah kemenangannnya melawan Prancis yang dipimpin oleh Napoleon, yang kemudian dilanjutkan dengan perluasan kekuasaan ke daerah – daerah sekitar Eropa Timur, salah satunya Pegunungan Kaukasus, mendapatkan perlawanan yang cukup sengit dari penduduk setempat, hingga menciptakan suatu iklim penciptaan sebuah karya sastra dengan sangat unik. Puisi ini menggambarkan bagaimana seorang Pushkin, menuliskan rasa nasionalime yang tinggi terhadap negara tidak dengan pemilihan kata yang meledak – ledak. Puisi ini juga merupakan sebuah representasi keadaan sosial masyarakat Rusia pada masa itu yang terbalut oleh aliran Romantisme yang sangat kuat, sehingga terciptalah sebuah karya sastra yang sangat mewakili keadaan sosial masyarakat Rusia pada saat itu.

Bait – bait puisi Ya Vas Lyubil, ‘Я Вас Любил’ :

Я вас любил : любовь еще, быть может,
В душе моей угасла не совсем;
Но пусть она вас больше не тревожит;
Я не хочу печалить вас ничем,
Я вас любил безмолвно, безнадежно,
То робостью, то ревностью томим;
Я вас любил так искренно, так нежно
Как дай вам бог любимой быть другим.

yang terjemahannya :

Aku dulu mencintaimu, masih mencintaimu, mungkin masih mencintaimu
Di dalam jiwaku tidak akan pernah padam
Tetapi jangan barkan dia mencemaskanmu
Aku sama sekali tidak menginginkan kamu murung
Aku dulu mencintaimu diam – diam, tidak mengharap apa – apa
Terkadang aku takut, terkadang aku tersiksa karena cemburu
Aku dulu mencintaimu begitu tulus, begitu penuh kasih sayang
Seperti kasih sayang Tuhan yang diberikan kepadamu dan manusia lainnya.

Itulah keseluruhan puisi Ya Vas Lyubil, ‘Я Вас Любил’, yang jelas terlihat penggambaran suatu perasaan cinta terhadap sesuatu, yang bila dikaitkan dengan keadaan sosial, peristiwa penting, tahun , serta tempat yang menandakan penciptaan puisi ini, memiliki kaitan dengan sebuah keadaan dimana sebuah bangsa di sekitar Pegunungan Kaukasus yang begitu cinta terhadap tanah air ataupun negaranya, sehingga tidak membiarkan bangsa penjajah dari luar untuk memilikinya begitu saja.

*Mengenai terjemahan di atas, belum tentu hal tersebut benar, karena keterbatasan saya yang masih terus berusaha meningkatkan kemampuan berbahasa saya. Oleh karena itu, apabila ada terjemahan yang lebih baik, silahkan dibagi dan mungkin saja kita bisa lebih banyak berdiskusi.

DAFTAR PUSTAKA

Пушкин, А.С. 1964. Сочинения. Mосква : Художественная Литература
Kohn, Hans. 1966. Dasar Sedjarah Rusia Moderen. Djakarta : Bhratara

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s