Aku tiba

Lihatlah,
Mulai saat ini,
Jalan di depanku akan semakin terang,
Melepaskan yang gelap,
Dan meninggalkannya jauh di belakang,
Tanpa sisa.

Ketika yang lalu aku masih menuju,
Memberontaki rintangan yang menghadang,
Aku berpikir, bahwa aku harus melangkah lebih jauh ke depan,
Lebih dari yang biasa kulakukan,
Tak perlu bertanya untuk apa,
Tinggal melangkah saja semampu yang aku bisa.

Aku juga sedang mengumpulkan cinta,
Untuk sang bidadari dunia dan surga nantinya,
Yang Aku belum tahu di mana,
Tapi pasti akan melengkapi sebelah sayapku nantinya.

Dan,
Biarlah kamu dan desiran lembut angin malam di kota ini yang tahu,
Tentang hakikat cinta itu,
Yang seperti matahari tak mengingkari siang,
Serta bulan yang enggan beranjak dari malam,
Juga seperti keduanya yang selalu menaati perintah Tuhannya
Hingga di waktu penghabisanku nanti
Aku hanya ingin dikenang sebagai yang berarti

*Selesai dalam sebuah perjalanan hati
Jatinangor, 11-23 November 2010

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s