Mekanika Cinta

Sepintas bayanganmu di kala sujud
Kutanyakan pada Tuhan tentang kehadiranmu saat itu
Apakah kamu benar-benar datang dariNya?
Untuk menemuiku dalam dekapan keyakinan akan datangnya bahagia
Menyelinap masuk melewati perisai hatiku dan masuk lebih dalam
Yang saat ini kututup untuk yang lainnya
Hingga tiba-tiba bayanganmu hadir memenuhi pelupuk mata

Seringkali pertanyaan tadi terus berulang
Apakah kamu benar-benar datang dariNya?
Seringkali itu
Kalau tidak, berarti sudah saatnya bagiku pergi menjauh
Dan membiarkanmu mendatangi hati yang lainnya
Hingga aku tak berpikir lagi tentang adanya dirimu
Karena kamu memang untuk yang lainnya

Terlalu lama tak berjumpa dalam atap yang sama
Membuat irama hidup kita berlari tak seperti biasa
Kita hanya bisa andalkan percaya
Tentang hidup kita yang senantiasa berbeda
Berbatas jarak dan kepahaman atas mekanika cinta
Hanya akan bermula dari perpaduan yang indah

Orkestra kehidupan yang kamu mainkan
Begitu indahnya
Dan aku akan menikmatinya
Walaupun terkadang membuatku lupa
Bahwa aku masih bernyawa

Jatinangor, 7 Desember 2010

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s