Semiotika Kehidupan

Allah Maha Adil. Kali ini Dia menunjukkan KekuasanNya lagi padaku. Lewat tanda-tanda. Seperti ilmu yang kupelajari semester ini, Semiotika, ilmu tentang tanda. Tanda kehidupan. Tanda yang di dalamnya terselip jutaan makna. Tanda apa yang Dia berikan kali ini?. Tak sadar sebelumnya. Dan ternyata aku baru menyadari hikmahnya di hari Jum’at ini. Ini tidak biasa. Ini tanda kasih sayang Allah padaku. Dia sedang mengingatkanku dengan HikmahNya yang sungguh memiliki makna sangat luas dan dalam. Astagfirullah. Aku baru sadar HikmahMu ini ya Rabb. Terima kasih sekali sudah mengingatkanku lagi. Dua tanda ini kuharap selesai ya Rabb. Kau ganti dengan tanda-tanda kebaikan yang lain.

Semua ini hanya milikMu ya Rabb. Aku tak berdaya untuk menahannya kembali padaMu. Aku hanya punya kesempatan untuk menambah pengalaman hidup saja. Dan tinggal itu saja yang kupunya. Aku hanya bisa berusaha semampu yang bisa aku lakukan. Menjaga apa yang Engkau berikan lewat tangan-tangan manusia lainnya. Tapi Engkaulah tetap yang berhak atas segala yang ada pada diriku. Pintaku ya Rabb, jagalah aku jangan sampai terlalu berlebihan dalam menghadapi semua ini. Turunkanlah lebih banyak lagi hikmah keikhlasanMu. Jika bukan karena Engkau ya Rabb, aku pasti tak akan mampu melewati semua ini.

‎”Inalillahi walhamdulillah, semua milik Engkau, ya Rabb…Engkaulah sebaik-baik pemberi dan pengganti sesuatu.”

Jatinangor, 17 Desember 2010
*di sore hari yang redup tanpa ditemani terbenamnya sinar matahari.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s