Dahulu dan Nanti

Terlintas wajah seorang wanita,
Usianya sekitar 50 tahun,
Rambut perlahan memutih,
Senyum menantang hari,
Aku bukan apa-apa.

Ibuku,
Hati lembut penuh kecewa.

Dan seorang yang lain,
Kira-kira 20 tahun,
Memberikan hidupnya,
Untuk manusia,
Tanpa pamrih.

Meneduhkan,
Tanpa kata,
Seperti ibu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s