Makna Sebuah Ucapan

“Maaf, saya tidak bisa menerima amanah ini, karena semester ini saya akan banyak keluar, jarang di kampus. Silahkan, cari orang yang lebih tepat, karena mungkin saya tidak sebaik yang anda kira.”

Begitulah kira-kira ucapan saya di awal tahun ini, ketika mendapatkan tawaran untuk membantu teman-teman yang bergerak dalam lingkup Eksekutif, di kampus Unpad tercinta. Kian hari ucapan tersebut semakin membenamkan saya pada kenyataan bahwa berhati-hatilah dengan lisan, karena kau tak akan pernah tahu, apa yang akan terjadi esok hari sebagai akibat dari apa yang kau ucapkan. Awalnya tak mengira bahwa ucapan ini akan benar-benar terlaksana. Karena seingat saya pada waktu itu, hanya ada satu agenda besar yang mengharuskan saya untuk tidak berada di kampus dalam jangka waktu yang lama, yaitu Kuliah Kerja Nyata. Namun, pada kenyataannya, saya seringkali tidak berada di kampus, untuk semester ini. Bahkan, saya berhasil memaksimalkan jatah untuk tidak hadir, di semu mata kuliah! Hal istimewa yang saya selalu hindari pada masa-masa sebelumnya.

Sekarang saya hanya berusaha menikmati semua yang diberikan Allah kepada saya. Bahkan, saya merasa inilah salah satu periode terindah dalam hidup saya. Periode yang misterius. Penuh manis dan pahit. Dan menimbulkan energi baru dalam hidup saya. Energi keyakinan terhada masa depan, yang dimulai sejak hari ini. Karena sekarang bagi saya, setiap hari adalah masa depan.

*Subhanallah, ternyata setiap akhir itu indah tanpa pernah terduga.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s