Sua

Hampir setiap hari,
Memandang langit di kala malam,

Berlalu tiga tahun itu,
Tak jemu,
Merenungi dunia atas sana.

Musim panas ini,
Dirimukah itu?
Setelah lama ku menunggu di sini.

Aku mendapatkannya,
Dirimu yang kuingini,
Selepas lelahku menanti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s