Rakyat

Pernah kau datang pada kami,
Saat itu kau katakan,
Kami adalah kawan,
Sedia bergandengan tangan,
Pemberhentian ketika lelah berjalan,
Juga sandaran harapan.

Belum lama waktu itu berlalu,
Semua berubah begitu cepatnya,
Kini kau anggap kami tak lebih dari beban,
Hanya menyusahkan.

Padahal kau tahu,
Itu bukan salah kami,
Kami hanya rakyat,
Yang tak pernah lelah berkeringat,
Sejak diperintah para Tuan Putih,
Hingga dijajah saudara sendiri,

Tak bisakah kau membiarkan kami mengecap kebahagiaan?

Sejarah mengajarkan kami untuk tidak menangis,
Untuk tidak meminta dan mengiba,
Dan benar kata ayah kami :
Lawan!

Kazan, 18.11.2014

One thought on “Rakyat

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s