Sandal Putus

Tadi, dalam perjalanan mengambil pesanan makanan iftar di rumah sepupu, sandal jepit saya putus. Saat sandal itu putus, saya dihadapkan pada dua pilihan. Kembali ke rumah untuk mengambil sandal yang baru, atau melanjutkan perjalanan dengan resiko berkurangnya perlindungan terhadap telapak kaki yang mungkin bisa berakibat cedera, atau minimal kotor seperti umbi-umbian yang baru dicabut dari … More Sandal Putus

Matinya Seorang Pegawai Negeri (1883)

Karya Anton Pavlovich Chekhov. Di suatu sore yang indah, seorang eksekutor[1] yang cukup tampan, Ivan Dimitrich Chervyakov, duduk pada baris kedua kursi teater dan menonton opera Les choches de Corneville[2] melalui teropongnya. Dia melihat, kemudian merasakan bahwa dirinya telah berada di puncak kebahagiaan. Tetapi, tiba-tiba…. (Dalam banyak cerita, seringkali berjumpa dengan kata ‘’tetapi tiba-tiba’’. Para … More Matinya Seorang Pegawai Negeri (1883)

Si Gemuk dan Si Kurus

Karya Anton Pavlovich Chekhov.[1] Di stasiun kereta Nikolaevsky[2], dua sahabat berjumpa; si Gemuk dan si Kurus. Si Gemuk baru saja makan siang di stasiun, dan bibirnya masih berlumuran minyak, mengkilat bagaikan buah ceri yang sudah matang. Aroma yang tercium darinya adalah wangi sherry[3] dan fleurs d’orange[4]. Sementara itu, Si Kurus baru saja keluar dari gerbong … More Si Gemuk dan Si Kurus

Mati Lampu, Buang Angin dan Kaus Kaki

Salam, Hari Senin, malam ke 29 Rabi’ul Tsani tahun ke 1439 setelah hijrah dan 15 Januari 2018 masehi. Jarum jam menunjukkan pukul 17.21. Masih ada sekitar 16 menit hingga waktu isya. Saya berencana ke masjid untuk solat berjama’ah dan sepulangnya mampir ke magazin atau minimarket untuk membeli air minum berukuran 5 liter. Biasanya, saya sudah … More Mati Lampu, Buang Angin dan Kaus Kaki

Pasca Liburan

Salam, Hari Jum’at, tanggal 25 Rabi’ul Tsani, tahun ke 1439 setelah Nabi Muhammad Salallahu’alaihi wassalam hijrah ke Madinah. Atau 12 Januari, tahun ke 2018 sejak kelahiran Nabi Isa ‘alaihisalam. Matahari muncul sepanjang hari. Langit terang benderang. Tapi, jangan kau bayangkan bahwa ia membawa kehangatan. Kedatangannya kali ini hanya untuk menggantikan mendung dan kemurungan menguasai hari-hari … More Pasca Liburan

29 Tahun dan Khutbah Jum’at Hari Ini

Salam, Jum’at, 29 Desember 2017. Hari keenam. Dua hari menjelang pergantian tahun dalam penanggalan kalender Julius dan Gregorian, yang didasarkan atas aktivitas bumi mengelilingi matahari. 11 Rabi’ul akhir. 1439 tahun setelah hijrahnya Nabi Muhammad Salallahu ‘Alaihi Wassalam ke Madinah, yang dihitung sesuai waktu penampakan bulan. Usia saya bertambah. Jika perhitungannya benar, hari ini sudah mencapai … More 29 Tahun dan Khutbah Jum’at Hari Ini

Mereka dan Kita

Salam, Dua hari terakhir, salju kembali menyambangi kota Kazan. Dahan, rerumputan dan jalan-jalan kembali memutih. Temperatur udara tak beranjak dari angka 18 derajat fahrenheit. Meskipun sudah 5 tahun, fenomena putih ini selalu menghadirkan momen yang “lain” bagi saya. Udara yang berpencar di udara menjadi lebih bersih dan membuat rongga hidung tidak keberatan untuk dimasuki. Pun, … More Mereka dan Kita

Setelah 1515

Salam, Tak terasa, hampir setahun berlalu sejak tulisan terakhir saya di blog ini. Bukannya tidak produktif, tapi dalam beberapa waktu terakhir, selain urusan studi dan pekerjaan, saya lebih tertarik menulis di media sosial lainnya yang lebih populer. Sayangnya, seringkali hasil tulisan di media-media tersebut alpa saya tambahkan di sini, meskipun sebenarnya tidak terlalu penting. 🙂 … More Setelah 1515

Aku Ingin Bercerita

Lebih dari lima tahun kamu bertahan. Adik kecil, apa kabarmu hari ini? Aku dengar, di sana sudah masuk musim dingin. Apakah kau sudah punya cukup pakaian untuk menghangatkan tubuhmu? Adakah makanan dan minuman yang dapat mengenyangkan perutmu? Labaik, kemari Kak. Aku ingin bercerita. Aku bersama ibu. Ini ibuku, kak. Ayahku … ayahku, dia belum pulang. … More Aku Ingin Bercerita

Mari

Akan tiba masa untuk pergi, Ada saatnya harus kembali. Mungkin tak selamanya terlihat indah bagimu, Dan ini hanyalah layaknya kita, manusia, Terus bergerak menjalani takdirnya. Badai dan topan adalah kawan. Tak ada tempat sembunyi. Hari ini datang sendiri. Pergi pun tak ada yang temani. Bolehkah datang lalu pergi bersama? Biar sekali ramai dan sepi dunia. … More Mari